Anak ke-2 atau 3?


Anak ke-2 atau 3?


Halo fellas! Hari ini saya akan sedikit bercerita tentang manusia yang sudah ada sejak saya masih berbentuk zigot, my partner in crime, my personal driver, my personal photographer, and pokoknya my everything dah. Blog kali ini saya akan membahas tentang.. *drumroll* KAKAK SAYA!!! Bagi kalian yang belum tau saya punya kakak, iya saya punya kakak tapi bukan sekolah Menteng Raya bukan hehehe. Seperti yang sudah saya beritahu di blog perkenalan saya, saya merupakan anak ke-3 dari 3 bersaudara. Yap betul, anak bontot yang selalu dianggap anak kecil terus. Bagaimana tidak, latihan nari di gereja dianterin dan baru 1 jam udah ditungguin depan pintu sampe teman-teman saya kenal dengan papa saya. Orang tua saya juga gk pernah percaya kalau saya ditinggal di rumah sendirian. Sering kali jika saya menolak diajak pergi pasti akhirnya keluarga saya gk ada yang pergi, sedangkan kalau kakak saya gk mau ikut pergi kita tetap pergi bertiga. Saya selalu bertanya-tanya, apakah semua anak bontot begini yh?



Kakak pertama saya itu laki-laki. Anak kuliahan semester 5 jurusan arsitek bernama Nickolaus Reinaldy. Bintangnya pisces dan shio-nya macan makanya galak. Orang yang selalu menjadi teman berantem saya dari zaman-zamannya rebutan remote TV, rebutan mandi, rebutan kursi di meja makan sampe berantem gara-gara pake barang satu sama lain dan gk pernah dibalikkin lagi. Orang yang selalu saya panggil koko ini tampangnya sangat pendiam, cool, galak, nyebelin, rese, ya pokoknya definisi anak-anak super songong gitu. padahal dia super-duper-tera-mega-sangat-sekali perhatian! Bahkan lebih perhatian dia daripada saya. Dibalik semua sikap cueknya dia, dia orang yang sangat perhatian loh! Dan saya baru menyadarinya saat sudah besar. Ya saya bukan orang yang peka hahahha. Dia gk pernah nanyain langsung saya dimana atau udah pulang atau belom tapi dia nyariin-nya ke orang tua saya. Dia juga jarang nanya saya mau dibeliin ini atau gk tapi tiba-tiba aja dia bawain makanan atau barang ke kamar saya. Pernah suatu hari, kami berbarengan lagi sakit tapi karena saya nakal gk mau ke dokter, akhirnya dia datang ke kamar saya dan memberikan obatnya. TAPIIII dia juga suka rese apalagi kalau sudah ngomel, wah udahlah, nada gk tinggi tapi kata-katanya nancep gk main-main apalagi masalah fashion. Yas dia lebih fashionable dibandingkan dengan saya. Dia selalu comment semua fashion yang saya gunakan kalau gk sesuai dengan tempat atau terlihat gembel.


Koko saya satu-satunya ini juga orang yang santai, orangnya let it flow aja. Orang yang cukup aktif di gereja dan kuliahnya. Dia juga sangat suka berbisnis, apabila ada peluang untuk berjualan pasti dia berjualan dan uangnya dia pakai buat beli baju dan kebutuhan dia yang lain. Sekarang dia sedang bekerja sama dengan temannya membuka vendor foto untuk berbagai macam acara. JADI BAGI KALIAN YANG MENCARI FOTOGRAFER BISA DI CEK DI INSTAGRAM @eternite.creative (promosi dikit yahh). Saya selalu kagum dan bangga punya kakak seperti dia. Dia yang selalu menginspirasi saya dengan sikap-sikapnya dan pekerjaannya. Dia yang selalu mengingatkan saya untuk bahagia.

Nah sekarang saya juga akan menceritakan kakak ke-2 saya. Mungkin gk banyak yang tahu dan pernah melihat kakak ke-2 saya, saya sendiri pun belum pernah bertemu dengannya. Kakak ke-2 saya bernama Gabriella Violeta Amanda Lizar. Gadis kecil yang lahir tanggal 27 Desember tahun 2000 ini biasa dipanggil Noni. Terkadang saya berpikir, pasti asik rasanya jika saya mempunyai seorang kakak perempuan apalagi yang hanya berbeda 1 tahun, bisa curhat, bisa jalan bareng, dan bisa melakukan hal lain bersama. Namun Tuhan punya kehendak lain terhadap keluarga saya, dia meninggal ketika saya berumur 3 bulan-an. Saya masih cukup kecil untuk mengingat mukanya. Saya suka sedih jika melihat teman saya dekat dengan cicinya, saya ingin sekali punya cici pasti lengkap rasanya punya cici dan koko. Tapi saya tetap bersyukur mempunyai keluarga yang begitu luar biasa terutama mempunyai koko seperti dia, fisiknya tidak selalu berada di dekat saya tapi saya selalu yakin jiwanya tetap di dekat saya.


“There can be no better companion than a BROTHER
There can be no better friend than a SISTER”


Comments

Popular posts from this blog

Indah Pada Waktunya

Andai

Jangan Takut, Kamu Gk Sendirian