NO OFFENSE YA!
NO OFFENSE YA! <3
Kembali lagi di blog saya dan
hari ini saya akan menceritakan tentang guru. Bukan ngomongin guru, lebih tepatnya pandangan guru menurut
saya.Pertama-tama sebelum blog saya mendapat hujatan dari guru-guru, saya mau
bilang kalau tulisan saya bukan untuk menyindir yah HEHE hanya menyampaikan
pandangan saya aja kok HEHEH.
Ngomongin sekolah gk akan
pernah lepas sama yang namanya guru dan murid. Orang selalu berpikir kalau guru
yang mengajar dan murid yang diajar tapi pada kenyataannya guru dan murid
adalah orang-orang yang melakukan kegiatan belajar mengajar. Di zaman sekarang
gk melulu guru yang mengajar murid atau guru yang memberi informasi kepada
murid tapi banyak juga guru yang dalam proses pengajaran mendapat informasi
baru dari muridnya.
Banyak juga yang berpikir
kalau guru yang selalu benar. Pada kenyataannya banyak juga guru yang bisa
salah dan murid berhak membenarkannya TAPI ya harus dengan cara yang baik-baik
pula HEHEH. Biasanya banyak murid yang membenarkan gurunya dengan kata-kata
yang tidak baik jadinya terlihat tidak sopan.
Banyak stereotype yang muncul
ketika mendengar kata “guru”. Hampir semuanya menganggap bahwa guru berbeda
dengan murid. Guru ngomong murid dengerin. Murid harus mencatat apa yang
ditulis oleh guru. Pada kenyataannya tidak, guru dan murid saling belajar. Murid
belajar dari guru dan begitupun guru.
Menurut saya guru yang baik
adalah guru yang dianggap muridnya sebagai teman karena hal itu membuat
kegiatan belajar mengajar terasa menyenangkan. Guru yang mengerti batas
kemampuan anak-anaknya, guru yang mengajar dengan cara yang menyenangkan, guru
yang mengerti kebutuhan anak-anaknya bukan guru yang ditakuti anak-anaknya. Guru
yang membuat anak-anaknya terbebani dengan kehadirannya membuat proses belajar
mengajar tidak efektif. Apa yang dijelaskan guru itupun tidak dapat diterima
dengan baik oleh muridnya karena muridnya sudah takut duluan.
Tapi dibalik semua itu
masing-masing guru mempunyai ciri khasnya masing-masing dalam hal mengajar
muridnya. Mereka punya keunikan tersendiri dalam menyampaikan pengajarannya. Mereka
punya kelebihan dan kekurangan dalam dirinya. Satu hal yang tidak boleh
dilupakan oleh seorang guru adalah murid juga manusia yang mempunyai batas
kelelahannya, jika guru tidak memperhatikan hal itu maka apapun yang diajar
oleh guru juga tidak dapat masuk dan anak-anak menjadi malas.
Dibalik itu semua saya selalu
amazed dengan guru. Mereka mau mengajar selama berpuluh-puluh tahun tanpa bosan
dan merasa penat. Mereka tetap mau mengajar meskipun mereka tau berapa banyak
hujatan yang mereka dapat dari murid mereka. Mereka tetap bertahan demi
mencerdaskan murid-muridnya. Teruntuk semua guru di seluruh penjuru dunia
percayalah dan sadarilah kalian hebat telah menciptakan ribuan orang-orang
berpendidikan di dunia ini, tapi jangan lupa untuk mengerti murid-muridnya.


Comments
Post a Comment